Cerita Prasmul
Marketition, Bukan Sekadar Kompetisi, tapi Wadah Mengasah Kemampuan Diri

Marketition, Bukan Sekadar Kompetisi, tapi Wadah Mengasah Kemampuan Diri

Selama kurang lebih tiga bulan, Marketition 2022, sebuah kompetisi berskala internasional yang bertujuan untuk menyelesaikan kasus nyata melalui berbagai ide pemasaran yang kreatif dan solutif, berhasil terlaksana dengan baik. Di tahun ke-10 ini, mereka mengajak Dexa Medica, salah satu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia, sebagai case provider. Menariknya, perlombaan ini juga diikuti oleh peserta dari berbagai universitas, seperti Universitas Prasetiya Mulya, University of Tsukuba (Jepang), Universitas Gajah Mada, Universitas Kristen Petra, PPM School of Management, Universitas Tarumanagara, Institut Teknologi Bandung, Universitas Ciputra Surabaya, Universitas Surabaya, dan Universitas Indonesia.

Hari Sabtu (14/01) kemarin, tahap semifinal dan final dibuka dengan pidato dari Erika selaku Project Director, Fathony Rahman DBA selaku Dekan School of Business Economics Universitas Prasetiya Mulya, dan Irene Dwi Sari selaku Head of Marketing from Consumer Health of Dexa Medica. Irene juga berpesan bahwa kompetisi ini dapat menjadi awal dari banyaknya peluang kerja sama di kemudian hari, “Some of your papers contain excellent and very practical ideas, and we would probably invite you to participate in our projects in the near or medium term”.

Pada babak ini, sebanyak 15 semifinalis harus mempresentasikan solusi yang mereka tawarkan di hadapan para juri yang berasal dari Dexa Medica dan Universitas Prasetiya Mulya. Masing-masing kelompok punya kesempatan selama 10 menit untuk meyakinkan juri lewat pitch dan 15 menit untuk menjawab pertanyaan dari para judges. Setelah itu, 6 tim yang terpilih sebagai finalis diberi durasi lebih lama untuk memaparkan ide mereka dalam rangka meningkatkan market share dari Herbakof sebagaimana disampaikan oleh tim Markethink, “On this forum, we will present our marketing plan for increasing the Herbakof market share through raising awareness.”

Setelah melalui diskusi yang ketat, ada tiga kelompok yang keluar sebagai juara dan satu kelompok mendapat penghargaan Best Pitch. Bangganya, mahasiswa MM Prasetiya Mulya menjadi salah satu pemenang yang berarti menambah deretan ukiran prestasi. Kelompok yang terdiri dari Rendy Harsa Rizal, Pannavaro Sun, Muhammad Alif Septianda Nugroho, dan Lydia Virsa Almira ini berhasil menyabet gelar 1st Runner Up.

Add comment

Translate »