Cerita Prasmul

Kuliah Umum Dr. Janto Haman: ”Does Accounting Information Still Value-Relevant?”

Prasmulyan jurusan Finance dan Accounting Prasetiya Mulya berkesempatan untuk mendapatkan kuliah umum dari Dr. Janto Haman, dosen Finance and Accounting Department, Monash University Australia pada hari Selasa (10/12) di kampus Prasmul BSD. Fokus utama pembahasan dalam kuliah umum yang dibawakan oleh Dr. Janto Haman adalah kinerja Accounting Information dalam pasar saham.

IMG_0046

Dr. Janto Haman memulai pembahasan dengan memberikan penjelasan bahwa belajar akuntansi bukan hanya menghafal, tetapi mahasiswa harus mengerti logika dibalik kinerja laporan akuntansi. Sehat atau tidaknya keuangan perusahaan, sumber pendanaan dan kinerja perusahaan dapat dinilai dari laporan akuntansi sebuah perusahaan.

Bagi perusahaan-perusahaan yang sudah terdaftar dalam pasar saham, harga saham mencerminkan expected future cash-flow sebuah perusahaan. Accounting Information merupakan salah satu dasar untuk memperkirakan ­future cash-flow perusahaan. Sekitar tahun 1950-an, hasil penghitungan expected future cash-flow dengan harga saham tidak jauh berbeda. Tetapi, saat ini banyak studi yang menunjukkan bahwa asosiasi antara harga saham dengan Accounting Information sebuah perusahaan sudah semakin lemah.

Akan tetapi, Dr. Janto Haman menekankan bahwa hal tersebut bukan berarti bahwa peranan seorang akuntan melemah. Justru dalam kondisi seperti sekarang, informasi akuntansi yang diberikan oleh seorang akuntan menjadi pedoman yang lebih terpercaya untuk melihat kinerja perusahaan yang sesungguhnya. “Saat ini banyak hal lain yang dapat mempengaruhi harga saham perusahaan. Contohnya adalah sentiment investor, bencana alam, faktor ekonomi, politik, serta sosial”, lanjut Dr. Haman.

IMG_0043

Dalam menyampaikan materi yang cukup berat tersebut, Dr. Haman menggunakan analogi-analogi yang mudah dimengerti oleh mahasiswa, sehingga kelas berlangsung cukup kondusif. Dr. Haman menutup sesi kuliah umum tersebut dengan menyimpulkan bahwa Accounting Information masih sangat relevan untuk melihat fundamental value sebuah perusahaan.”Harga saham tidak dapat menjadi ukuran fundamental value sebuah perusahaan. Dengan demikian, investor harus semakin berhati-hati dalam membeli saham,” ujar beliau.

Add comment

Translate:

About Us

About Us

Our Main Website

Our Main Website
Translate »