Cerita Prasmul

Sharing from Aniesha : Internship Experience at Open Government Indonesia

Anak muda buta politik? Sudah bukan zamannya lagi! Aniesha (S1 Marketing 2010) proves it when she did internship at Open Government Indonesia. Redaksi horizon bertemu Aniesha di sela-sela lunch break untuk memuaskan rasa penasaran tentang inisiatif open government ini.

Icha

 

Hai Aniesha! Bisa cerita gak, apa sih Open Government Indonesia (OGI) itu?

Hai! Jadi, delapan Negara yang mengusung value keterbukaan, salah satunya Indonesia, mendirikan Open Government Partnership (OGP). OGI sendiri itu gerakan di bawah Unit Kerja Presiden, yang menjadi bagian dari OGP. Tim intinya terdiri dari tujuh kementerian lembaga di Indonesia dan tujuh organisasi masyarakat sipil. OGI setiap tahunnya membuka lowongan magang untuk anak-anak muda seperti mahasiswa. Gue sendiri termasuk anak magang angkatan ke-7

IMG_2133

Gimana sih suasana kerja di OGI?

Suasana kerja di OGI itu benar-benar modern. Menurut gue, kita anak muda harusa tahu bahwa kultur Pemerintah udah gak sekolot yang kita pikirkan kok. Di OGI, banyak karyawan tetapnya anak muda, karena Pemerintah mulai sadar mereka butuh talenta dan ide segar. Di kantor OGI sendiri gak ada cubicle yang mengkotak-kotakkan karyawan. Cuma ada satu meja besar, kursi-kursi, dan colokan untuk laptop. Semua kerja di satu meja, jadi semua bisa dengar apa yang orang lain bicarakan. Semua tahu “gossip” di pemerintahan, rapat menteri, berita nasional, dan dari jendela kita bisa liat demo di depan istana. Diskusi dan debat mengalir bebas aja di kantor itu. lo juga gak ditentuin mau masuk dan pulang jam berapa, yang penting kerjaan lo selesai.

IMG_2120

Gimana magang di OGI mengubah hidup lo?

Banyak banget pengalaman di OGI yang menurut gue life-changing. Gue sebelumnya tipikal anak muda umumnya, gue pesimis banget sama Pemerintah dan politik yang identik dengan koruptor. Daripada ngelihat gituan mending benerin diri sendiri. Setelah magang di OGI, gue lebih optimis sama Pemerintah, dan gue sadar bahwa kalo kita geram ngelihat sesuatu yang gak bener, ya kita harus bertindak.

Ada satu anak magang yang ngomong ke gue, “Lo bagus banget ya kuliah Marketing. Lo bakal bisa jadi duta besar”. Di situ gue kaget, gue ga pernah kepikiran kalo kuliah gue nyambung untuk kerja jadi duta besar. Menurut teman gue itu, duta besar mestinya gak cuma berlatar belakang Hubungan Internasional, karena seorang duta besar harus jeli melihat apa yang Indonesia punya dan apa yang bisa dipromosikan. Duta besar harus riset mendalam tentang profil pejabat negara lain, supaya bisa negosiasi dengan baik. Itu kemampuan yang dipunyai orang bisnis dan marketing, bukan orang politik. Di situ gue sadar bahwa Pemerintah harusnya terdiri dari orang-orang yang lebih diverse, dan kita anak sekolah bisnis juga bisa berkontribusi di situ.

 

Tulisan asli : Internship Experience at Open Government Indonesia

Sumber : Majalah Horizon vol. 3

Add comment

Translate:

About Us

About Us

Our Main Website

Our Main Website
Translate »