Cerita Prasmul

Mau Sukses di Model United Nations? Prasmulyan Ini Tahu Caranya!

Bagi mahasiswa yang gemar mengasah kemampuan berdiplomasi dan leadership, pasti sudah tidak asing lagi dengan Model United Nations atau MUN. Di Universitas Prasetiya Mulya sendiri, sudah ada sejumlah Prasmulyan yang berpartisipasi, bahkan memenangkan beberapa gelar. Dengan meningkatnya popularitas MUN, peserta veteran Felicia Christabel Palar dari S1 Branding, berbagi rahasia kesuksesannya dan kesempatan yang telah ia raih dari ajang ini. Baca terus, ya!

Simulasi Sidang PBB

Diikuti oleh pelajar dari berbagai negara, MUN merupakan kegiatan akademis berupa simulasi konferensi UN atau PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa). Para peserta akan berperan sebagai delegasi yang merepresentasikan suatu negara untuk membahas isu-isu dunia. Masing-masing negara pun akan mewakili sebuah council, di mana para partisipan akan berinteraksi dan bernegosiasi dengan satu sama lain.

MUN diikuti oleh peserta dari berbagai negara.

MUN dapat ditemukan di berbagai penjuru dunia dengan ragam penyelenggara, seperti International Global Network (IGN), yang mengerahkan Asia Youth International MUN (AYIMUN), Asia Afrika International MUN, serta IGN Online MUN. Sebagian besar memiliki prosedur pendaftaran yang sama, yakni registrasi online dan penyerahan motivation letter.

“Kadang kita bisa pilih sendiri, tapi biasanya negara dan council di-assign sesuai past experience, jurusan, dan motivation letter,” Felicia menerangkan. “Jadi waktu mendaftar, sebaiknya kita jelasin ketertarikan kita. Aku cenderung masuk Economic & Financial Committee karena aku selalu tulis seputar ekonomi dan finance. 

Setiap council akan dipimpin oleh Chairperson, yang bertindak sebagai pembina, penyedia study guide dan topik, serta pengatur flow debat. Di akhir konferensi, Chairperson akan menunjuk beberapa delegasi terbaik di council tersebut, mulai dari Verbal Recommendation, Honorable Mention, Most Outstanding Delegate, dan Best Delegate sebagai penghargaan tertinggi.

Menuju Titel Best Delegate

Felicia mendapatkan titel MUN pertama di Asia World Model United Nations.

Pengalaman MUN pertama Felicia adalah pada awal 2019 di AYIMUN. Meski belum mendapat titel, konferensi yang berlangsung di Malaysia tersebut menjadi platform pembelajaran baginya. Gelar pertama akhirnya ia peroleh di Asia World MUN pada November 2019 untuk Verbal Recommendation. Ia menerangkan, “Menurut Head Chair waktu itu, presentasi dan public speaking-ku sudah oke. Tapi aku lack of evidence, masih banyak opini dibandingkan data.”

Dipacu oleh feedback, ia kembali menyempurnakan implementasi soft-skills seperti bernegosiasi, menulis, bahkan personal branding. Sesuai dengan jurusannya di Prasmul, Felicia menentukan sosok apa yang ingin ia hadirkan ke meja debat; friendly, accommodating, atau persistent. Kemudian, ia memanfaatkan internet serta Prasmul Library untuk proses research. 

Selama pandemi, MUN dilaksanakan sepenuhnya secara online.

Berkat pengasahan keterampilan tersebut, pada 2020 ini, Felicia sukses memenangkan dua titel dari IGN Online MUN, yakni Honorable Mention of International Monetary Fund Council pada bulan Juni, kemudian Best Delegate of United Nations Economic and Social Council pada bulan Juli. Di gelar tertingginya, ia merepresentasikan negara Norwegia dan mempelajari economic policy serta latar belakang toleransi yang dimiliki masyarakatnya. Kemampuan diplomatisnya pun semakin terbukti ketika Felicia menjalin persekutuan dengan 12 negara lain dalam council-nya.

Know your country; apa masalah yang sedang mereka hadapi, background, dan budayanya. Pelajari juga negara lain agar bisa kasih tanggapan yang relevan dan solutif.”

Dari Delegate Menjadi Chairperson

Felicia “naik jabatan” dari delegasi menjadi Chairperson.

Tidak lagi delegasi, kini Felicia mendaftarkan diri sebagai Chairperson agar dapat membina generasi MUN berikutnya. Setelah lolos tahap interview dan perancangan topik, ia sempat menjabat sebagai Co-Chair di Online Distancing MUN 2.0, bahkan Head Chair di Penang Model United Nations. Pada Januari 2021 nanti, Felicia akan mengambil peran Chair International Monetary Fund di Asia Africa International MUN, yang memiliki 170 peserta dari berbagai belahan dunia.

Selain itu, pintu kesempatan terus terbuka lebar berkat koneksi yang ia jalin, misalnya tawaran magang di Kementerian Luar Negeri. Namun bagi Felicia, buah termanis yang bisa didapatkan dari MUN adalah sudut pandang segar. Karena itu, ia ingin semakin banyak Prasmulyan berpartisipasi dalam ajang internasional ini. 

“Di MUN, kita bertemu dengan orang-orang dari budaya dan kepribadian berbeda, toleransi tinggi dibutuhin banget,” Felicia menjelaskan. “Hal ini membuka perspektif baru dan meningkatkan awareness kita, bukan hanya terhadap negara sendiri, tapi juga kondisi yang sedang terjadi di dunia.”

Avatar

Sky Drupadi

Add comment

Translate:

About Us

About Us

Our Main Website

Our Main Website
Translate »