Seru! Creatifest 2017 Sulap Bisnis Prasmulyan Jadi Wahana Permainan Menarik

Prasetiya Mulya dikenal dengan learning process yang mengedepankan keseimbangan antara teori dan praktek. Setiap mahasiswa mempunyai kesempatan untuk berkembang secara knowledge dan softskills.  Materi pembelajaran dikonsep sedemikian rupa untuk memacu kemampuan berpikir kritis dan kreatifitas mahasiswa. Menariknya, mereka juga ditantang untuk memperlihatkan prototipe hingga bisnis yang dirintis tersebut langsung ke pelaku industri dan masyarakat umum.

Salah satu kegiatan yang diadakan S1 Business Prasmul sebagai rangkaian proses pembelajaran dapat terlihat di event Creatifest.  Pada tahun ini, Creatifest berlangsung di Lippo Mall Puri Jakarta pada tanggal 15 – 16 Juli 2017. Di tahun ketiganya, Creatifest mengambil tema “Carnavale: Time Full of Joy, Moments Full of Fun”.

Entrance gate Creatifest 2017
Booth ala karnival spesial dihadirkan di Creatifest bertajuk Carnavale

 

 

 

 

 

 

Pembukaan Creatifest 2017 diwakili oleh Dr. Christiana Yosevina R.T. selaku Direktur Program S1 School of Business & Economics & Ketua Creatifest 2017

Berbagai prototipe dan startup bisnis mahasiswa S1 Business dipamerkan secara professional dan terbuka untuk umum. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Creatifest diperuntukan bagi mahasiswa S1 Business Prasmul semester II dan semester IV. Pada tahun ini, mata kuliah Analytical & Creative Thinking menantang mahasiswa semester II untuk berpikir seinovatif mungkin dalam mengembangkan mainan dengan unsur edukatif, kreatif dan solutif. Mereka harus bisa mengembangkan produk mainan yang diharapkan dapat menggeser ketergantungan anak-anak terhadap game online.

Kategori Constructions: Brix It adalah mainan balok yang terbuat dari kayu dan magnet yang dapat dijadikan beragam bentuk bangunan
Kategori Trivia: The Chain adalah card game yang dibuat berdasarkan konsep rantai makanan.
Kategori Role Play Mr & Mrs. Ou merupakan mainan interaktif yang memungkinkan anak untuk belajar membaca, berhitung dan mewarnai

 

 

 

 

 

 

 

Kategori Role Play: Anak-anak dapat belajar profesi pekerjaan dalam 3 bahasa melalui ular tangga inovatif dari ‘Huemai’
Kategori Art & Adventure: Plantsy adalah Digital plant simulator ini membuat anak belajar mengenal proses penanaman tumbuhan
Kategori role play: Carita merupakan permainan mengasah kemampuan bercerita anak melalui media story card dan object card

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sementara seniornya yang menjalani mata kuliah Business Development, menampilkan bisnis yang mereka rintis sejak semester III dengan pengembangkan yang lebih mantap, matang dan memukau. Ini dia beberapa bisnisnya!

Ini dia personalized wooden power bank dari @graft.id
kalung @clar.id terbuat dari sterling silver, unik ya!
Bisa jadi pouch,backpack, sling bag. Tas serbaguna dari @tvorive.id
siapa bilang pewarnaan indigo hanya bisa di pakaian? @karafuru hadirkan indigo dyed pada sepatu lho!

 

56 prototype games yang dipamerkan dalam Creatifest terbagi dalam beberapa kategori  yaitu art and adventure, construction, strategy, roleplay dan trivia. Pameran ini cukup mengundang antusiasme dan tanggapan positif dari orang tua dan anak-anak yang datang berkunjung. “Ide games-nya bagus dan cukup berbeda ya dengan mainan yang sudah ada. Permainannya variatif, pemilihan warna display-nya juga lebih menarik. Anak-anak tidak hanya bermain tapi bisa belajar juga disini. Tertarik banget untuk beli mainan-mainan ini,” papar Ibu Elise, salah satu pengunjung yang datang.

Interaksi antara anak dan orang tua adalah salah satu aspek penting dari pengembangan mainan
Keceriaan pengunjung dalam mencoba wahana permainan hasil karya mata kuliah ACT Prasmul

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pada mata kuliah Business Development, pengunjung dapat berkeliling untuk menelisik beragam produk bisnis mahasiswa S1 Business semester IV. Bukan hanya dapat melihat, pengunjung juga dapat membeli produk bisnis yang tersaji seperti produk apparel and accessories, beauty and helath, creative, food and beverage.

Selain pameran bisnis, Creatifest juga mengundang pengusaha-pengusaha muda untuk berbagi pengalaman serta tips dan trik menjalani startup business. Beberapa diantaranya adalah Yasa Singgih (Owner and Founder of Men’s Republic), Yossi Permana (Co Founder of Voyej & Alumni S1 Business Prasmul), Sylvie Cendana (Cofounder Coastswimwear & Coasteyewear) dan Michael Nugroho (CEO Smith & Alumni S1Business Prasmul).

Yasa Singgih dalam talkshow “Dressed for Success”
(Ki-Ka): Yossi Permana dan Michael Nugroho dalam talkshow “Small Steps to Build a Sustainable Business”
Sylvie Cendana (Cofounder Coastswimwear & Coasteyewear) dalam talkshow “Wear Your Business”

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Konsep karnival dalam Creatifest juga membawa warna dan atmosfir yang menyenangkan. Layaknya taman bermain, event yang dinaungi S1 Business & Entrepreneur Development Centre Prasmul ini dilengkapi dengan atraksi hiburan layaknya live performance sulap, band, tari hingga beragam lomba. Tak heran jika lebih dari 12.000 pengunjung tertarik datang ke Creatifest. 

Creatifest 2017 berkolaborasi dengan @globalart dalam menyelenggarakan lomba mewarnai
Special performance dari Adera Ega

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penampilan ballerina di Creatifest 2017
Atraksi sulap Kevin Tania berhasil memukau anak-anak yang hadir

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Rangkaian event ini diharapkan dapat memberikan insight baru bagi masyarakat umum mengenai ragam ide seru permainan anak,  yang tak serta merta harus terkoneksi dengan gadget serta internet. Sehingga, apa yang dilakukan mahasiswa Prasmul tidak hanya berdampak pada pengembangan diri sendiri, tetapi juga memberikan pengaruh yang baik bagi lingkungan dan masyarakat secara umum. (*FEM & *VIO)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *